Pengembangan Social Capital Kesiapsiagaan Bencana

  • Administrator
  • Minggu, 05 Juli 2026 07:15
  • 11 Lihat
  • Rilis Berita

PENGEMBANGAN MODEL SOCIAL CAPITAL UNTUK PENINGKATAN KESIAPSIAGAAN DAN KETAHANAN RUMAH SAKIT DALAM MENGHADAPI BENCANA DI PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2026

RINGKASAN DISERTASI DOKTOR FKM UICAPITAL

SITI KHODIJAH PARINDURI

 

Kerentanan rumah sakit di Indonesia dalam menghadapi bencana terlihat dari rata-rata indeks Hospital Emergency Disaster Management yang rendah (0,408) serta kegagalan infrastruktur fisik (hard resilience) dalam menghadapi beban puncak (surge capacity), seperti pada pandemi COVID-19 dan gempa bumi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis, menyintesis, dan merekonstruksi model social capital melalui integrasi perspektif strategis (makro) dan operasional (mikro) guna meningkatkan kesiapsiagaan dan ketahanan rumah sakit di wilayah berisiko bencana tinggi (Provinsi Jawa Barat).

Penelitian ini menggunakan desain Exploratory Sequential Mixed Methods melalui 3 tahap penelitian. Analisis SEM-PLS menunjukkan bahwa Modal Sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kesiapsiagaan (0,872) dan Ketahanan (0,672), dengan nilai R-Square Ketahanan sebesar 85,2% (kategori sangat kuat). Penelitian ini memetakan tiga lapis kapital: 1) Bonding Capital (Internal RS) berbasis organizational trust dan nilai spiritual ("Employee of Allah"); 2) Bridging Capital (Horizontal) melalui jejaring lintas faskes/organisasi profesi berbasis resiprositas; dan 3) Linking Capital (Vertikal) melalui agile governance dengan otoritas (Kemenkes/BPBD). Temuan menunjukkan adaptasi kontekstual yang khas: RSUD memanfaatkan kearifan lokal "Saduluran" untuk substitusi fiskal daerah; dan RS Swasta Filantropi menggunakan kekuatan identitas sosial untuk pertahanan bottom-up yang lincah. Kata Kunci: Social capital, Ketahanan Rumah Sakit, Kesiapsiagaan Bencana, Soft Resilience, Jawa Barat.

PDF RINGKASAN DISERTASI PENGEMBANGAN MODEL SOCIAL CAPITAL UNTUK PENINGKATAN KESIAPSIAGAAN DAN KETAHANAN RUMAH SAKIT DALAM MENGHADAPI BENCANA DI PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2026

Komentar

0 Komentar